by

Enggan Berujung di Meja Hijau; Pemdes Perampuan Kukuhkan Pengurus Balai Mediasi Desa

-Binkam-101 views

Lombok Barat- Merujuk pada Peraturan Bupati No.47 Tahun 2019 Tentang Balai Mediasi dan mengacu Peraturan diatasnya yakni Peraturan Mahkamah Agung No.1 Tahun 2016 maka sudah senyognya pemerintahan desa membentuk balai mediasi ditingkat desa dengan tujuan melakukan mediasi atau mencari jalan tengah atas persoalan-persoalan warga desa yang bersangkut paut dengan hukum.

Itulah tujuan utama dari dikukuhkannya pengurus Balai Mediasi Desa Perampuan yang dihadiri langsung oleh Ketua Balai Mediasi Kabupaten dan Tim dikantor desa Perampuan siang ini (red:13/10).

“Kita kukuhkan pengurusnya hari ini dengan harapan tidak ada persoalan warga yang berakhir di kepolisian. Kita cari solusi di berugak ini dulu, kalau tidak bisa mencapai sepakat baru kita ke APH” Kata H. Zubaidi. Iapun berharap pengurus yang sudah dikukuhkan segera bisa bekerja.

Sementara itu, Ketua Balai Mediasi Kabupaten Lombok Barat H.L Suratman menyambut baik apa yang dilakukan oleh Kepala Desa Perampuan yang baru dilantik satu bulan lalu itu.

“Terimakasih pak Kades, Balai Mediasi ini memang seharusnya ada di setiap desa” sambutnya saat diberikan waktu menyampaikan kata sambutan.

Balai mediasi yang diinisiasi oleh Kades Zubaidi itu sendiri bertujuan untuk mencarikan solusi atas permasalahan-permasalahan warga desa khususnya yang menyangkut hukum. Dengan adanya balai mediasi, diharapkan tidak ada permasalahan yang dihadapi masyarakat diselesaikan di meja hijau.

Balai mediasi desa Perampuan itu sendiri beranggotakan seluruh elemen masyarakat. Tokoh agama dan pemuda juga ikut terlibat langsung menjadi anggota.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.