Berita

Polisi Kawal Ketat Nyongkolan di Lombok Barat, Antisipasi Macet

×

Polisi Kawal Ketat Nyongkolan di Lombok Barat, Antisipasi Macet

Share this article
Pengamanan Ketat Tradisi Nyongkolan di Kuripan

Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat – Polsek Kuripan, Polres Lombok Barat, Polda NTB, dibawah pimpinan Iptu Fahrizal Eko Suryanto, sukses melaksanakan pengamanan dan pemantauan ketat tradisi adat nyongkolan di wilayah Kecamatan Kuripan, Kabupaten Lombok Barat, pada Sabtu (22/6) sore.

AKP I Gede Gumiarsana, Kasi Humas Polres Lombok Barat, Polda NTB, menjelaskan bahwa kegiatan nyongkolan ini merupakan bagian dari rangkaian pernikahan warga Dusun Sengkol 2, Desa Aik Darek, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah, menuju BTN Griya Menang Asri di Desa Kuripan, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Lombok Barat. Rombongan pengantin yang berjumlah sekitar 150 orang berjalan kaki dari depan SMP 1 Kuripan menuju rumah mempelai wanita, diiringi oleh meriahnya alunan musik gendang beleq.

Langkah Preventif Cegah Kemacetan dan Perkelahian

Guna memastikan kelancaran dan keamanan acara, pengamanan dilakukan secara terpadu oleh Bhabinkamtibmas Desa Kuripan, AIPDA Muhtar Kusuma Atmaja, bersama anggota Polsek Kuripan dan anggota BKD Desa Kuripan. Selain melakukan pengamanan, petugas juga aktif mengatur arus lalu lintas untuk mencegah terjadinya kemacetan yang kerap terjadi akibat iring-iringan pengantin yang cukup panjang.

“Kami berkomitmen untuk menjaga keamanan dan kelancaran tradisi nyongkolan ini. Pengamanan ketat dan pengaturan lalu lintas yang kami lakukan bertujuan untuk mencegah potensi perkelahian dan kemacetan yang bisa mengganggu jalannya acara,” ungkap Iptu Fahrizal Eko Suryanto.

Nyongkolan: Tradisi Adat yang Kaya Makna

Tradisi nyongkolan merupakan salah satu warisan budaya masyarakat Sasak di Lombok yang sarat akan makna. Kegiatan ini menjadi simbol kebersamaan dan kegembiraan dalam merayakan pernikahan, di mana seluruh masyarakat ikut serta mengantarkan pengantin menuju rumah baru mereka.

Selain sebagai bentuk penghormatan kepada kedua mempelai, nyongkolan juga menjadi ajang silaturahmi dan mempererat tali persaudaraan antar warga. Dalam suasana yang penuh suka cita, masyarakat saling berbaur dan menikmati kemeriahan acara dengan diiringi musik tradisional yang khas.

Upaya Pelestarian Budaya Lokal

Kapolres Lombok Barat, melalui Polsek Kuripan, terus berupaya untuk mendukung dan melestarikan tradisi adat seperti nyongkolan. Pengamanan dan pemantauan yang dilakukan tidak hanya bertujuan untuk menjaga keamanan, tetapi juga sebagai bentuk apresiasi terhadap kekayaan budaya lokal.

“Kami menyadari bahwa tradisi nyongkolan merupakan bagian penting dari identitas masyarakat Lombok. Oleh karena itu, kami akan terus berupaya untuk menjaga dan melestarikan tradisi ini agar dapat dinikmati oleh generasi mendatang,” tambah Iptu Fahrizal Eko Suryanto.

Dengan pengamanan yang optimal dan dukungan dari seluruh pihak, tradisi nyongkolan di Kecamatan Kuripan, Lombok Barat, dapat berjalan dengan lancar, aman, dan penuh makna. Semoga semangat kebersamaan dan kegembiraan dalam acara ini dapat terus terjaga sebagai bagian dari kekayaan budaya Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *