Lombok Barat, NTB – Kepolisian Resor (Polres) Lombok Barat, melalui Satuan Samapta (Sat Samapta), semakin memperkuat upaya preventif untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Fokus utama pengamanan kali ini diarahkan pada jalur vital, yakni Bypass Bandara Internasional Lombok (BIL) I dan BIL II, yang kerap menjadi lokasi rawan gangguan Kamtibmas.
Kegiatan intensif ini merupakan bagian dari Patroli Blue Light Kesiapan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) yang dilaksanakan secara rutin, khususnya pada jam-jam rawan. Langkah strategis ini diambil sebagai respons cepat untuk mengeliminasi potensi tindak kriminalitas, mulai dari aksi balap liar, pembegalan, hingga kejahatan jalanan lainnya yang dapat meresahkan pengguna jalan dan masyarakat sekitar.
Meningkatkan Kehadiran Polisi untuk Mencegah Kriminalitas Jalanan
Patroli Blue Light KRYD yang digelar pada Jumat dini hari, 15 November 2025, tepat pukul 00.30 WITA, menjadi bukti nyata komitmen Polres Lombok Barat dalam menghadirkan rasa aman. Jalur Bypass BIL I dan BIL II dipilih karena karakteristiknya yang panjang, sepi pada malam hari, dan strategis, menjadikannya sasaran empuk bagi pelaku kejahatan.
Tim patroli yang dipimpin langsung oleh Pamapta Polres Lombok Barat, IPDA I MD IVAN PRIMA NUGRAHA, S.H, M.Ikom, M.Pd, melibatkan tiga personel Sat Samapta Polres Lombok Barat. Mereka menyusuri setiap ruas jalan dengan menyalakan lampu rotator biru (Blue Light) yang berfungsi sebagai sinyal peringatan kehadiran aparat keamanan.
Aksi preventif ini secara efektif berupaya memotong ruang gerak tindak kriminalitas. Kehadiran fisik aparat Kepolisian di lokasi-lokasi strategis terbukti mampu memberikan efek deteren atau pencegah yang kuat terhadap niat jahat.
Fokus Utama: Balap Liar, Pembegalan, dan Kejahatan Jalanan
Dalam pelaksanaan patroli, fokus utama personel Sat Samapta adalah memantau dan mengantisipasi secara dini munculnya aksi-aksi yang mengganggu ketertiban umum. Balap liar seringkali terjadi di jalur lurus yang minim penerangan, sementara pembegalan dan tindak kriminalitas lainnya mengintai pengendara yang melintas sendirian.
IPDA I MD IVAN PRIMA NUGRAHA bersama tim Patroli 801 Sat Samapta melakukan penyisiran menyeluruh di sepanjang jalur bypass. Berdasarkan laporan di lapangan, situasi Kamtibmas sepanjang BIL I dan BIL II dalam keadaan aman terkendali. Kendaraan yang melintas pun terpantau sudah menipis, menandakan keberhasilan upaya preventif di jam-jam rawan tersebut.
Tanggapan Kasat Samapta Terhadap Operasi KRYD
Menanggapi kegiatan Patroli Blue Light KRYD ini, Kepala Satuan Samapta (Kasat Samapta) Polres Lombok Barat, Iptu Eko Nugroho, S.H., memberikan penegasan terkait urgensi operasi tersebut. Beliau menekankan bahwa kegiatan ini adalah agenda rutin yang tidak boleh kendor, terutama untuk menjaga kawasan yang dianggap vital dan rawan.
“Patroli Blue Light adalah wujud dari upaya pre-emtif dan preventif Kepolisian. Kami ingin memastikan masyarakat di Lombok Barat, khususnya pengguna jalan bypass, dapat merasakan keamanan penuh tanpa khawatir menjadi korban kejahatan,” ujar Iptu Eko Nugroho, S.H., Kasat Samapta Polres Lombok Barat, Polda NTB.
Beliau juga menambahkan bahwa peningkatan kehadiran polisi di lapangan adalah kunci untuk memelihara situasi Kamtibmas yang kondusif. “Sesuai arahan pimpinan, kami akan terus mengintensifkan patroli, berpatroli dengan menggunakan lampu biru, sehingga masyarakat yang melihat kehadiran kami bisa merasa lebih tenang dan aman. Patroli ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan,” tambahnya.
Optimalisasi Peran Sat Samapta dalam Harkamtibmas
Sat Samapta, sebagai fungsi garda terdepan dalam menjaga ketertiban umum, memiliki peran krusial dalam Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas). Patroli seperti ini tidak hanya sekadar melintas, tetapi juga mencakup tindakan pertama di tempat kejadian perkara (TPTKP) jika terjadi insiden mendadak, serta memberikan imbauan kepada masyarakat yang masih beraktivitas di jalan.
Kegiatan Patroli Blue Light KRYD di jalur Bypass BIL I dan BIL II ini secara keseluruhan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Kondisi di lapangan menunjukkan hasil yang positif, di mana tidak ditemukan adanya aktivitas mencurigakan atau gangguan Kamtibmas yang menonjol selama patroli berlangsung. Ini menjadi indikator keberhasilan dari strategi peningkatan kegiatan rutin kepolisian di malam hari.
Polres Lombok Barat memastikan bahwa sinergi antara fungsi-fungsi Kepolisian akan terus diperkuat untuk menjaga stabilitas keamanan daerah, sekaligus memberikan pelayanan prima berupa rasa aman dan nyaman kepada seluruh masyarakat. Upaya ini sejalan dengan komitmen Polri untuk selalu hadir di tengah masyarakat, bahkan hingga dini hari di jalur-jalur sepi yang rawan.












