LOMBOK BARAT – Menjelang momen besar perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, kesiapan infrastruktur dan keamanan di sektor transportasi laut menjadi sorotan utama. Memastikan kelancaran arus barang dan penumpang, Kepolisian Sektor (Polsek) Kawasan Pelabuhan Lembar mengambil langkah proaktif dengan mempererat koordinasi bersama para pemangku kepentingan di wilayah pelabuhan.
Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah kunjungan silaturahmi Kapolsek Kawasan Pelabuhan Lembar, Ipda Imran, ke kantor Koperasi TKBM (Tenaga Kerja Bongkar Muat) Kojaboma, pada Selasa pagi, 9 Desember 2025. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.30 WITA ini bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan upaya mitigasi dini terhadap potensi lonjakan aktivitas di pelabuhan yang kerap terjadi di akhir tahun.
Pentingnya Koordinasi Lintas Sektoral di Pelabuhan
Kedatangan Kapolsek Ipda Imran yang didampingi oleh Kanit Binmas Ipda M. Mulyadi S.H., serta Ps. Kanit Intelkam Aipda Hadlun S.Sos., disambut hangat oleh Ketua TKBM Kojaboma, Hermansyah, beserta jajaran pengurus koperasi di kantor mereka yang berlokasi di area Lembar. Pertemuan ini menjadi simbol kuatnya sinergi antara aparat keamanan dan unsur pekerja pelabuhan.
Dalam pertemuan tersebut, diskusi berfokus pada antisipasi dinamika lapangan saat volume kegiatan meningkat. Kawasan Pelabuhan Lembar, sebagai salah satu pintu gerbang logistik utama di Nusa Tenggara Barat, diprediksi akan mengalami peningkatan aktivitas yang signifikan. Oleh karena itu, kesiapan Koperasi TKBM sebagai ujung tombak bongkar muat menjadi sangat krusial.
Kapolsek Kawasan Pelabuhan Lembar, Ipda Imran, menekankan bahwa keamanan dan ketertiban tidak bisa hanya bertumpu pada satu pihak saja. Diperlukan kolaborasi yang solid untuk meminimalisir risiko gangguan keamanan maupun kecelakaan kerja.
“Menjelang Nataru, potensi keramaian dan volume kegiatan di pelabuhan cenderung meningkat. Oleh karena itu, diperlukan koordinasi yang baik antara kepolisian, TKBM, dan pihak pelabuhan untuk menjaga keamanan, ketertiban, serta keselamatan kerja,” ujar Ipda Imran di sela-sela pertemuan tersebut.
Pernyataan ini menggarisbawahi bahwa fokus kepolisian saat ini tidak hanya pada aspek kriminalitas, tetapi juga pada kelancaran operasional pelabuhan yang berdampak langsung pada stabilitas ekonomi daerah, khususnya distribusi bahan pokok menjelang hari raya.
Apresiasi Kepolisian Terhadap Kinerja Buruh
Selain membahas strategi pengamanan, pertemuan ini juga menjadi momen bagi Polsek Kawasan Pelabuhan Lembar untuk memberikan apresiasi kepada para buruh pelabuhan. Ipda Imran secara khusus menyoroti peran vital yang selama ini dimainkan oleh anggota TKBM Kojaboma dalam menjaga stabilitas di area kerja.
Konsistensi para buruh dalam mematuhi aturan dan menjaga kondusifitas dinilai sangat membantu tugas kepolisian. Hubungan harmonis yang telah terjalin selama ini diharapkan dapat terus ditingkatkan, terutama dalam menghadapi masa-masa sibuk seperti Nataru. Sinergi ini membuktikan bahwa pendekatan humanis yang dilakukan oleh Polres Lombok Barat, Polda NTB, melalui Polsek Kawasan Pelabuhan Lembar, mampu merangkul berbagai elemen masyarakat pelabuhan.
Komitmen Penuh Koperasi TKBM Kojaboma
Menanggapi arahan dan kunjungan dari pihak kepolisian, Ketua TKBM Kojaboma, Hermansyah, menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menegaskan bahwa seluruh anggota koperasi yang dipimpinnya telah siap secara mental dan fisik untuk menghadapi lonjakan aktivitas bongkar muat.
Hermansyah menyadari bahwa kelancaran arus barang di pelabuhan sangat bergantung pada kecepatan dan ketepatan kerja para buruh. Oleh karena itu, dukungan dari pihak kepolisian dalam memberikan rasa aman sangatlah berarti bagi mereka dalam bekerja.
“Kami mewakili seluruh buruh menyampaikan bahwa kami siap bersinergi dengan Polsek Kawasan Pelabuhan Lembar. Komitmen kami adalah memastikan proses bongkar muat berjalan tertib, aman, dan lancar selama periode Nataru ini,” tegas Hermansyah kepada awak media dan jajaran kepolisian yang hadir.
Pernyataan tegas dari Ketua Koperasi TKBM ini menjadi sinyal positif bahwa seluruh elemen di Pelabuhan Lembar telah satu frekuensi dalam menyukseskan agenda pengamanan Nataru. Dengan adanya komunikasi dua arah yang terbuka seperti ini, potensi hambatan di lapangan dapat dideteksi dan diselesaikan lebih dini.
Silahturahmi yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan ini diakhiri dengan kesepakatan bersama untuk terus menjalin komunikasi intensif. Baik pihak kepolisian maupun pengurus koperasi sepakat bahwa keamanan pelabuhan adalah tanggung jawab bersama demi kenyamanan masyarakat dan kelancaran roda perekonomian di Lombok Barat.












